dari bilik yang berbeda terlihat sebuah rumah kecil dari bambu, terlihat asri walau cat-cat mulai mengelupas dari tempatnya, pertanda memang telah lama usia cat yang dipakai. sebuah tempat duduk tanpa kemeja terdapar disamping pintu, tepat mudah untuk didapat saat hendak keluar dan tiduran dieperan rumah, terluskis juga bambu yang telah lama terpakai kehitaman disetiap sisinya, tengah bersih mirip dengan bekas pernis, terlihat berkilau namun kusam. pertanda sering untuk tempat duduk beberapa tamu yang hendak bertemu dengan sang tuan rumah
Rohimah. . . begitu panggilan dari pemilik rumah kecil yang asri namun sederhana, janda tua yang sering memberikan petuah-petuah bagi para tamu, sosok relijius yang masih terlihat asing dalam anganku, karena belum pernah berbincang dengan beliau langsung, sepertinya keingin tahuan tentang beliau akan lebih baik saya berkunjung ketempat beliau. . .
"Assalamuálaikum. . .
beberapa kali salam ku lontarkan,namun terlihat begitu sepi, debu-debu dipelipis jendela masih terlihat tebal, pertanda belum adanya yang rutin untuk membersihkan, lantaipun masih terliha kotor, terlihat lama tidak ada yang membersihkan. bunga-bunga dipot terlihat begitu segar, sejuk dipandang mata, sesekali membuat diriku semakin jatuh cinta dengan suasana. yah mungkin memang asalku dari desa, terlebih kesenanganku adalah menanam tamanan yang kiranya aku suka. sungguh suasana yang mengingatkanku pada desaku.
setelah lama menunggu dan memberikan salam juga tak ada tuan rumah yang keluar, maka akupun segera untuk meninggalkan tempat itu, namun alangkah terperanjatnya, tiba-tiba ada seorang yang setengah baya seraya menjawab salamku. "wa'alaikumsalam"
senyum merekah disudut kedua pipinya yang memang sudah mulai keriput, " ada apa nak" sapa beliau. " maaf bu mengganggu, begini bu, maksud kedatangan saya kesini, pertama dalah silaturahim, yang kedua saya ingin bertanya tentang masalah beberapa keadaan yang tengah ada pada negara kita yang sebentar lagi akan mengadakan pemilihan calon presiden, kira-kira sudikah ibu memberikan pencerahan tentang indonesia, sebab saya yakin ibu paham betul tentang hal itu, karena ibu juga pernah berkecimpung didalamnya.
maaf ya bersambung ............... he he masih banyak perkerjaan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar